The Walking Dead menjadi sebuah serial survival yang menyita perhatian publik lewat tema yang sebenarnya sudah umum dalam dunia perteleivsian maupun film. Zombie-apocalypse yang disungnya sudah muncul terlebih dahulu seperti Resident Evil sampai yang nyeleneh seperti Warm Bodies. Dengan tagline 'Fight the Dead, Fear the Living' nya saja, sudah menunjukkan ada poin lebih dari serial yang sudah mengudara selama 4 musim ini.
Tuesday, April 1, 2014
Friday, March 28, 2014
Review: The Raid 2: Berandal (2014)
Ini dia yang ditunggu-tunggu semua kalangan pecinta film internasional, khususnya Indonesia. The Raid yang dirilis 2011 menjelma menjadi sebuah film aksi revolusioner bagi genre action pada umumnya terutama Hollywood yang masih memilh stuntman atau menggunakan CGI untuk mengambil adegan aksinya. Toronto Film Festival yang menjadi ajang debut Gareth Evans sampai melakukan standing ovation selama 5 menit. Karena memang didalamnya The Raid menawarkan sesuatu yang jarang ditemui pada film-film aksi akhir-akhir ini. Sebut saja desingan peluru, gelontoran darah dan yang menjadi jualan utamanya koreografi perkelahian tangan kosong yang terinspirasi dari pencak silat.
Tuesday, March 25, 2014
Make The Earth a Better Place to Live!
Saya menulis ini bukan karena disuruh siapa-siapa apalagi untuk kampanye para caleg yang sebentar lagi akan mengikuti pemilihan umum. Saya menulis ini karena kesadaran saya sendiri dan tidak bermaksud menggurui anda. Jadi anda membaca atau tidak terserah anda.
Friday, March 21, 2014
Review: Divergent (2014)
Satu lagi novel YA diadaptasi menjadi sebuah film. Kali ini novel garapan Veronica Roth berjudul 'Divergent' adalah sasarannya. Summit entertainment yang sukses menghindari kebangkrutan setelah merilis saga Twilight adalah studio yang mengambil hak adaptasinya. Summit tampaknya benar-benar tahu bahwa novel-novel bertema Young Adult sedang diminati publik pasca kesuksesan yang diraih saga Hunger Games.
Wednesday, March 19, 2014
Review: The Monuments Men (2014)
Subscribe to:
Posts (Atom)




