Showing posts with label Drama. Show all posts
Showing posts with label Drama. Show all posts

Sunday, March 5, 2017

Review: Logan (2017)


Logan. Tidak perlu memikirkan timeline X-Men yang memang sudah njelimet itu. Cukup duduk dan nikmati film superhero pembuka tahun 2017 (berani saya katakan salah satu yang terbaik tahun ini) atau anggap saja ini bukan film superhero melainkan drama brutal, pahit, keras dan kebetulan ada salah satu tokoh komik paling ikonik di era milenium baru di dalamnya.

Saturday, October 15, 2016

Review: The Accountant (2016)


The Accountant. Muncul mencuat tiba-tiba di akhir awal semester tahun ini. Yang mengejutkan banyak pemegang saham (penonton), khususnya auditor independen (penonton lulusan akuntansi) yang mau tidak mau menarik minat mereka untuk harus melihatnya. Apalagi pemeran utama nya adalah seorang 'miliarder' ternama, Ben Affleck.

Saturday, June 11, 2016

Review: The Conjuring 2 (2016)


Kebanyakan waktu luang saya habiskan untuk menonton film tapi ada satu pengecualian. Sebisa mungkin menghindari film horror. Se-klise apapun cerita, se-receh apapun jump scare-nya, hitung saya sebagai penakut soal hantu-hantu. Ketika 2013 lalu James Wan memprestasikan The Conjuring sukses menyebarkan viral news yang secara tidak langsung merupakan strategi marketing yang handal, saya memberanikan diri menontonnya seorang diri tanpa kawan di bioskop dengan sound menggelegar (Joseph Bishara bangsat). Hasilnya The Conjuring jadi salah satu film horror favorit saya.

Sunday, May 1, 2016

Review: Ada Apa Dengan Cinta? 2 (2016)



14 tahun yang lalu saya masih duduk di bangku kelas 2 SD. Belum tau soal film, musik atau hal-hal apapun yang sekarang menjadi hobi saya. Karena keterbatasan umur dan lain sebagainya film Indonesia yang waktu itu saya tonton adalah Petualangan Sherina. Namun bagi mas dan mbak yang sudah abg waktu itu sudah dibuat heboh dengan film Ada Apa Dengan Cinta? Terlalu hype nya film tersebut, kabar nya sudah didengar anak-anak SD.

Tuesday, April 7, 2015

Review: Furious 7 (2015)


Pasca installment kelimanya, saga Fast & Furious yang dibintang Vin Diesel dan Paul Walker ini seakan lupa menginjak pedal rem mobil yang mereka kemudi. Pasalnya sejak itu pula Fast & Furious berubah menjadi yang semula adalah film tentang balap mobil liar menjadi sebuah crime action menyenangkan.

Friday, November 21, 2014

Review: The Hunger Games: Mockingjay Part I (2014)


Sudah menjadi sebuah kepastian jika saya menaikkan ekspektasi untuk Mockingjay, menilik dua film sebelumnya, The Hunger Games dan Catching Fire benar-benar sukses secara komersil maupun kualitas dalam franchise The Hunger Games ini. Namun apa yang terjadi adalah sebuah kekecewaan. A disappointment as if you text your crush, but she never replies.

Thursday, November 6, 2014

Review: Interstellar (2014)


Well, It's been a while. Terakhir kali menulis hampir sebulan yang lalu tepatnya ketika Tabula Rasa beredar di bioskop nusantara. Bukan karena tidak ada film atau sibuk bukan main, kebetulan sekali bulan lalu adalah bulan yang sangat sepi dari film-film yang menarik perhatian. Maklum untuk urusan ini saya masih sering pilih-pilih.

Thursday, September 25, 2014

Review: Tabula Rasa (2014)


Tak banyak film lokal yang menerima buzzer nyaring sebelum penayangannya kecuali kalau itu melibatkan The Raid atau film keluaran Joko Anwar dan Riri Reza. Tabula Rasa bisa jadi sebuah sleepr hit untuk film lokal tahun ini melihat media promosinya yang hanya menggunakan buzzer dari kritikus dalam negeri dan penggunaan akun sosial media yang efektif.

Wednesday, August 6, 2014

Review: Locke (2014)


Ivan Locke. Pekerja konstruksi berwarganegara Inggris ini sepertinya harus izin pulang lebih awal dari tempat kerjanya dikarenakan ada suatu hal yang harus diselesaikan secepatnya yang mungkin akan mengubah jalan hidup Ivan selamanya.

Thursday, July 17, 2014

Review: Step Up: All In (2014)


Saya kira ini sudah berakhir. Berkata dalam hati sendiri melihat franchise joget-joget ini seharusnya sudah tamat begitu menginjak installment ke 3 nya 2010 lalu. Bukan hanya pantas disudahi saat itu, Step Up 3D adalah yang terbaik dari seluruh saga Step Up. Tapi mau diapakan lagi Hollywood tetap Hollywood. Selama masih bisa meraup untung, buat saja sekuelnya, peduli setan soal kualitas.

Sunday, June 29, 2014

Review: The Fault in Our Stars (2014)


The Fault in Our Stars karangan John Green adalah novel yang meledak awal tahun ini dikarenakan muatan ceritanya tentang satu pasangan pesakitan dengan kisah cinta yang akan membuat pembacanya terutama perempuan membeli tisu bergulung-gulung.

Thursday, June 5, 2014

Review: The Grand Budapest Hotel (2014)


Kalau misalnya ada klasifikasi tertentu bagi para penonton karya Wes Anderson mungkin saya masih ada digolongan amatir atau bahkan seorang newbie. Moonrise Kingdom yang dipuji para kritikus 2 tahun lalu sebagai salah satu coming-of-age cinta monyet terbaik saja saya sampai saat ini masih belum menyelesaikannya sampai habis. Saya masih belum terbiasa dengan gaya penyutradaraan Wes.

Thursday, April 17, 2014

Review: Transcendence (2014)


Transdensi adalah proses dimana manusia beriman kepada yang Sang Pencipta yang menciptakan alam semesta bersama seluruh isinya atau menghendaki manusia untuk mengakui tuhan adalah pemegang otoritas yang mutlak. Singularity adalah sebuah keadaan dimana kecerdasan teknologi atau komputer diyakini telah melebih kecerdasan manusia sendiri. Dikarenakan kemungkinan terjadinya singularity masih kecil, masyrakat awam percaya bahwa singularity akan terjadi di masa depan yang jauh dari sekarang.

Wednesday, March 19, 2014

Review: The Monuments Men (2014)


Rencananya The Monuments Men memang dirilis tahun lalu. Alasan dari George Clooney selaku sutradaranya adalah masalah penyempurnaah efek dan CGI yang belum memuaskan. Tentu saja keputusan ini mengundang banyak pertanyaan dari para pecinta film dikarenakan The Monuments Men diprediksi memiliki materi-materi yang dapat mengantarkan mereka ke dalam ajang penghargaan.

Tuesday, February 25, 2014

Review: Looking for Eric (2009)


Eric ‘The King’ Cantona. Siapapun penggemar Manchester United bahkan haters sekalipun haram untuk melupakan nama legenda United satu ini. Mungkin kelakuannya sebagai pemain tidak bisa disebut legenda. Kepindahannya dari Leeds United yang notabene rival tradisional MU waktu itu. Kemudian yang sampai saat ini paling diingat adalah tendangan kungfunya ke seorang supporter Crystal Palace yang berakibat hukuman 9 bulan larangan bermain untuknya. Bengal untuk seorang yang dijuluki ‘Raja.’

Wednesday, February 12, 2014

Review: The Lookout (2007)


Jauh sebelum Joseph Gordon-Levitt dikenal banyak orang lewat (500) Days of Summer, JGL telah terlibat dalam sebuah film noir kecil berjudul The Lookout. Jika anda menemukannya sebenarnya didalam film ini ada nama-nama beken seperti Jeff Daniels, Matthew Goode dan Isla Fischer.  Namun jarang yang menegetahui keberadaan film rilisan tahun 2007 ini.

Friday, January 31, 2014

Review: The Hunt (2012)


Sejatinya The Hunt sudah dirilis di negeri asalnya, Denmark pada tahun 2012 lalu. Tapi baru menjadi perbincangan tahun 2013 dan kini menjadi salah satu nominasi Oscar dalam kategori Best Foreign Pictures. The Hunt dibintangi oleh aktor kawakan asal Denmark, Mads Mikkelsen yang sempat menjadi villain James Bond dalam Casino Royale serta berhasil menghapus secara perlahan bayang-bayang Sir Anthony Hopkins melalui perannya sebagai Dr. Hannibal Lecter dalam serial NBC, Hannibal.

Wednesday, January 29, 2014

Review: Dallas Buyers Club (2013)


Tahun 2013 bisa dikatakan sebagai tahun emas Matthew McConaughey (baca: metiu mekkonehi). 4 film yang dibintanginya tahun lalu semuanya sukses meraih pujian kritikus. Tidak hanya soal materi filmnya namun juga kualtas aktingnya dalm 4 film tersebut yang akhirnya diakui juga. Muncul sebentar menjadi bos Jordan Belfort dalam The Wolf of Wall Street, menjadi John F. Kennedy di Lee Daniel’s The Butler, tampil memikat sebagai buruonan yang kabur ke sebuah pulau dalam drama coming of age Mud, kali ini Matthew memerankan seorang penungang banteng yang kecanduan seks dan narkoba kemudian divonis mengidap HIV positif.

Saturday, January 25, 2014

Review: American Hustle (2013)


ABSCAM merupakan Sting Operation pertama yang dilakukan pihak FBI pada tahun 1978. Bagi anda yang belum tahu mengenai Sting Operation adalah operasi tipuan untuk menjebak pelaku tindakan kriminal. Pada umumnya operasi ini melibatakan aparat kepolisian atau orang yang alih dalam bidangnya kemudian disamarkan identitasnya untuk memancing target utama operasi tersebut agar memperoleh bukti atas tindakan ilegal target tersebut. Tema inilah yang coba diangkat oleh sineas David O. Russel yang tahun lalu sempat mencuri perhatian juri Oscar melalui Silver Linings Playbook.

Thursday, January 23, 2014

Review: The Wolf of Wall Street (2013)


Sudah menjadi rahasia umum bahwa Leonardo Dicaprio adalah anak emas dari sutradara bertangan dingin Martin Scorsese. Terhitung sejak Gangs of New York tahun 2002 lalu, mereka berdua telah bekerja sama dalam 5 film termasuk The Wolf of Wall Street yang baru saja tayang di negara kita tercinta ini yang sempat menjadi kekhawatiran karena negara tetangga kita, Malaysia melarang filmnya untuk ditayangkan. Anda akan tahu kenapa.