What's there to enjoy on valentine's day? Buy a chocolate for your partner? Go cuddling? Write a love letter for your crush? Meeeeh. Go fuck yourself. Or spare your fucking time to watch a new Deadpool movie. Trust me, it's a love story. No, it's an horror.
Showing posts with label Comedy. Show all posts
Showing posts with label Comedy. Show all posts
Thursday, February 11, 2016
Saturday, September 13, 2014
Review: A Hard Day (2014)
Thriller Korea selatan lagi seret. Bukan seret secara kuantitas melainkan kualitas. Sejak I Saw The Devil tahun 2010 yang brutal itu nyaris tidak ada lagi thriller yang mampu menculik perhatian publik dunia beberapa tahun terakhir (Cold Eyes tahun lalu tidak dihitung). Tahun ini ada satu film berhasil menembus panggung Cannes yang mengundang banyak perhatian insan perfilman dunia. KKeutkkajiganda atau terjemahan bahasa Inggrisnya A Hard Day.
Thursday, June 12, 2014
Review: 22 Jump Street (2014)
Tidak ada yang menyangka bahwa serial televisi yang sempat hit di akhir tahun 80'an, 21 Jump Street menjadi sebuah sleeper hit ketika diangkat menjadi sebuah film pada Februari 2 tahun yang lalu berkat penampilan duo kocak Channing Tatum dan Jonah Hill beserta guyonan-guyonan fresh mereka.
Thursday, June 5, 2014
Review: The Grand Budapest Hotel (2014)
Kalau misalnya ada klasifikasi tertentu bagi para penonton karya Wes Anderson mungkin saya masih ada digolongan amatir atau bahkan seorang newbie. Moonrise Kingdom yang dipuji para kritikus 2 tahun lalu sebagai salah satu coming-of-age cinta monyet terbaik saja saya sampai saat ini masih belum menyelesaikannya sampai habis. Saya masih belum terbiasa dengan gaya penyutradaraan Wes.
Friday, February 28, 2014
Review: Fargo (1996)
Secara resmi Fargo adalah film pertama dari Coen Brothers yang saya tonton. Memang sudah banyak dari teman saya yang merekomendasikan No Country for Old Men yang disebut sebagai film terbaik dari kakak beradik ini. Tapi nyatanya sampai tulisan ini diangkat saya masih belum menontonnya. Jadi saya mencoba salah satu karyanya dan jadilah Fargo yang beruntung.
Tuesday, February 25, 2014
Review: Looking for Eric (2009)
Eric ‘The King’ Cantona. Siapapun penggemar Manchester
United bahkan haters sekalipun haram untuk melupakan nama legenda United satu
ini. Mungkin kelakuannya sebagai pemain tidak bisa disebut legenda.
Kepindahannya dari Leeds United yang notabene rival tradisional MU waktu itu.
Kemudian yang sampai saat ini paling diingat adalah tendangan kungfunya ke
seorang supporter Crystal Palace yang berakibat hukuman 9 bulan larangan
bermain untuknya. Bengal untuk seorang yang dijuluki ‘Raja.’
Thursday, February 13, 2014
Review: Sightseers (2013)
Disini Edgar Wright hanya menjadi seorang produser. Jadi anda jangan berharap Sightseers akan menjadi sebuah film kocak seperti apa yang telah dia lakukan dengan cornello trilogy itu. Namun tetap saja membuat saya penasaran segila apa Sightseers sampai-sampai Edgar mau menjadi executive producer nya.
Tuesday, February 4, 2014
Review: Murder on The Orient Express (1974)
Sudah lama saya mencari novel-novel karangan Agatha
Christie. Di Surabaya memang sudah banayak cetakan demi cetakan buku hasil
karangan beliau namun hanya ada 2 yang membuat saya penasaran setengah mati.
Yang pertama Ten Little Indians (and
Then There Were None), yang kedua adalah Murder on The Orient Express. Anehnya setiap kali saya menginjakkan
kaki di toko-toko buku selalu saja hasil temuan saya sama. 2 rekaan Agatha
Christie yang saya sebut tadi selalu dinyatakan 0 dalam gudang mereka
masing-masing.
Saturday, January 25, 2014
Review: American Hustle (2013)
ABSCAM merupakan Sting Operation pertama yang dilakukan pihak FBI pada tahun 1978. Bagi anda yang belum tahu mengenai Sting Operation adalah operasi tipuan untuk menjebak pelaku tindakan kriminal. Pada umumnya operasi ini melibatakan aparat kepolisian atau orang yang alih dalam bidangnya kemudian disamarkan identitasnya untuk memancing target utama operasi tersebut agar memperoleh bukti atas tindakan ilegal target tersebut. Tema inilah yang coba diangkat oleh sineas David O. Russel yang tahun lalu sempat mencuri perhatian juri Oscar melalui Silver Linings Playbook.
Thursday, January 23, 2014
Review: The Wolf of Wall Street (2013)
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Leonardo Dicaprio adalah
anak emas dari sutradara bertangan dingin Martin Scorsese. Terhitung sejak Gangs of New York tahun 2002 lalu,
mereka berdua telah bekerja sama dalam 5 film termasuk The Wolf of Wall Street
yang baru saja tayang di negara kita tercinta ini yang sempat menjadi
kekhawatiran karena negara tetangga kita, Malaysia melarang filmnya untuk
ditayangkan. Anda akan tahu kenapa.
Saturday, January 11, 2014
Review: Blue Jasmine (2013)
Midnight
in Paris nya Woody Allen 2011 lalu sukses membuat
saya terkagum-kagum lewat romansa satu malam ajaib yang penuh dengan
keabstrakan di kota Paris yang cantik.
Dan tahun 2013 lalu, Woody Allen kembali menghasilkan sebuah karya yang
tidak jauh-jauh dari genre romance
yang hanya rilis terbatas di Amerika Serikat sana. Kali ini tidak ada
keabstrakan atau sudut-sudut cantik kota Paris. Yang ada hanyalah penampilan
kelas Oscar seorang Cate Blanchett.
Review: Short Term 12 (2013)
Short Term 12 bukanlah jenis-jenis film blockbuster yang akan mengiburmu dengan
jajaran cast mentereng, joke-joke liburan musim panas atau penuh dengan ledakan
seperti layaknya film-film Michael Bay. Lebih tepatnya Short Term 12 adalah
film yang jauh dari pantauan radar kalangan pecinta film Hollywood. Kalau saja
anda tidak menonton 21 Jump Street 2
tahun yang lalu atau drama jurnalistik channel HBO, The Newsroom mungkin anda sangat asing dengan nama-nama
seperti Brie Larson atau John Gallagher Jr.
Tuesday, December 24, 2013
Review: The Spectacular Now (2013)
Sheilane Woodley baru-baru ini digadang-gadang sebagai aktris yang akan bersinar tahun depan lewat film adaptasi novel young adult yang juga digadang-gadang sebagai pesaing saga The Hunger Games yaitu Divergent. Tapi 2 tahun lalu, Shelaine Woodley sudah berhasil membuat saya tertarik lewat penampilan memikatnya sebagai gadis ABG broken dalam The Descendants. Kali ini dia muncul kembali dalam sebuah film budget kecil, The Spectacular Now bekerjasama dengan 2 screenwriter, Scott Neustadter dan Michael Weber yang berhasil membuat romansa patah hati (500) Days of Summer 4 tahun lalu.
Sunday, December 22, 2013
Review: The Great Beauty (2013)
Kita adalah konsumen film Hollywood tingkat berat. Apapun
genrenya, pasti tidak akan jauh-jauh dari produksi Amerika. Dan pasti langsung
menjadi pembicaraan anda dengan rekan-rekan “eh, film ini bagus lho katanya
blablabla, nonton yuk.” Saya tidak sepenuhnya menyalahkan anda karena memang
Hollywood memang lebih menarik dalam hal packaging dan aktris maupun aktor yang
dikenal dibelahan dunia manapun. Tapi sesekali tantanglah diri anda sendiri
untuk menonton film dari belahan dunia selain Amerika. Produksi Italia, The
Great Beauty contohnya.
Saturday, December 21, 2013
Review: Don Jon (2013)
Bisa dibilang Joseph Gordon-Levitt adalah aktor muda terpanas yang dimiliki Hollywood saat ini. Karirnya menanjak drastis lewat perannya sebagai Tom di 500 Days of Summer berduet dengan Zooey Deschannel. Tahun lalu, adalah tahunnya JGL bersinar. 4 film dalam satu tahun yaitu Premium Rush, Lincoln, The Dark Knight Rises, dan Looper. Tidak hanya sukses secara komersil, keempat film tersebut juga dipuji kalangan kritikus. Tahun ini JGL mengambil satu langkah kedepan dengan membuat film dimana dia bertindak sebagai sutradara, screenwriter, dan juga aktor sekaligus. Adalah Don Jon yang menjadi film pertamanya dengan merangkap 3 jabatan tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)














