Sunday, March 5, 2017

Review: Logan (2017)


Logan. Tidak perlu memikirkan timeline X-Men yang memang sudah njelimet itu. Cukup duduk dan nikmati film superhero pembuka tahun 2017 (berani saya katakan salah satu yang terbaik tahun ini) atau anggap saja ini bukan film superhero melainkan drama brutal, pahit, keras dan kebetulan ada salah satu tokoh komik paling ikonik di era milenium baru di dalamnya.

Tuesday, February 28, 2017

Top 20 Films of 2016


Pertama-tama saya ucapkan permintaan maaf atas jarangnya pemutakhiran blog ini pada tahun lalu dikarenakan berbagai macam hal. Tahun 2016 bisa jadi adalah tahun dimana saya mengalami berbagai pengalaman hidup. Sibuknya menyelesaikan tugas akhir sampai akhirnya wisuda juga hingga tidak bisa menerima pekerjaan di salah satu perusahaan konstruksi paling bonafit di seluruh penjuru negeri demi memenuhi panggilan bertamu ke rumah yang Maha Kuasa.

Saturday, October 15, 2016

Review: The Accountant (2016)


The Accountant. Muncul mencuat tiba-tiba di akhir awal semester tahun ini. Yang mengejutkan banyak pemegang saham (penonton), khususnya auditor independen (penonton lulusan akuntansi) yang mau tidak mau menarik minat mereka untuk harus melihatnya. Apalagi pemeran utama nya adalah seorang 'miliarder' ternama, Ben Affleck.

Monday, July 4, 2016

Review: Orange is The New Black Season 4 (2016)



Sepertinya sudah terlalu lama saya absen menulis tentang tv series. Padahal kalau mau jujur intensitas menonton tv series saya jauh lebih sering ketimbang untuk nonton film. Sehari saya bisa menghabiskan satu season penuh tv series daripada menghabiskan film yang masih sisa di laptop. Berlaku juga ketika saya mengalami kebosanan puncak, lebih memilih menonton ulang satu per satu episode tv series daripada menonton film yang belum tertonton. Ya sudahlah.

Saturday, June 11, 2016

Review: The Conjuring 2 (2016)


Kebanyakan waktu luang saya habiskan untuk menonton film tapi ada satu pengecualian. Sebisa mungkin menghindari film horror. Se-klise apapun cerita, se-receh apapun jump scare-nya, hitung saya sebagai penakut soal hantu-hantu. Ketika 2013 lalu James Wan memprestasikan The Conjuring sukses menyebarkan viral news yang secara tidak langsung merupakan strategi marketing yang handal, saya memberanikan diri menontonnya seorang diri tanpa kawan di bioskop dengan sound menggelegar (Joseph Bishara bangsat). Hasilnya The Conjuring jadi salah satu film horror favorit saya.