Saturday, December 14, 2013

Review: Gravity (2013)


Gravity, sebuah film yang saya kira hampir semua penonton awam tidak ada yang tahu dan mengantisipasinya tahun ini. Lain halnya dengan kritikus dan pengamat film yang terus mengikuti perkembangan karya terbaru Alfonso Cuaron ini.

Alfonso Cuaron harus menunggu 7 tahun untuk membuat film ini dengan alasan tekhnologi yang belum memadai pada saat itu.

Lalu berhasilkah beliau menghasilkan Gravity sebagai sajian yang memenuhi semua ekspektasi penonton dan apakah pengorbanannya menunggu selama itu terbayar lunas?

Jawabannya IYA! Alfonso yang berhasil menggarap salah satu seri terbaik Harry Potter, dan Children of Men yang dipuji para kritikus itu berhasil mempresentasikan sci-fi thriller dengan visualisasi yang spektakuler.

Jika anda sudah menonton Life of PI kita disuguhkan visualisasi indah oleh Ang Lee yang membuat kita tidak percaya bahwa di Bumi ada tempat-tempat indah seperti itu. Berbeda dengan Gravity yang memakai teknik visual ini dengan cara se-realistis mungkin. Anda bisa menyaksikan betapa menakjubkannya bumi ketika dilihat dari luar angkasa. Dengan 3D yang efektif juga anda bisa juga ikut tertarik kedalam setiap scene yang dimainkan oleh George Clooney dan Sandra Bullock.

Sandra Bullock memainkan salah satu role terbaik sepanjang karirnya. Sebagai Dr. Ryan Stone, astronot pemula yang ditemani oleh Matt Kowalsky untuk memperbaiki salah satu satelit milik US.

Anda dapat merasakan klaustofobik, sesak nafas, tangisannya ketika dia terlepas berputar tidak aturan diluar angkasa hingga anda lupa menghela nafas. Dan untuk pertama kalinya juga saya sampai mengedipkan mata ketika puing-puing saling bertabrakan. The 3D is very effective, i mean it.

selain teknis dan karakter ada pula yang mengkritik alur cerita Gravity yang langsung straight-to-the-point tentang survival. Tapi menurut saya ada banyak makna yang yang dapat diambil dari dialog-dialog dan juga pengambilan gambar indah penuh makna dari Alfonso Cuaron. Contoh, scene dimana Dr. Ryan Stone melayang lega didalam sebuah kapsul itu beautifully executed dengan makna besar didalamnya. Dan masih banyak lagi scene-scene filosofis yang diselipkan sutradara didalamnya.


So, Gravity is a perfect breathtaking sci-fi thriller. And Sandra Bullock's best performance, yet.

Anyway, ini adalah film pendek pelengkap setelah kamu nonton Gravity. Digarap oleh Jonas Cuaron. Berkaitan dengan scene anjing itu.

No comments:

Post a Comment